-->

Notification

×

Iklan

Foto Adat Papua
IKLAN

KEBUDAYAAN ADAT PAPUA

Melestarikan budaya, menjaga identitas dan warisan leluhur Papua.

LIHAT SELENGKAPNYA

HITAM KULIT KERITING RAMBUTKU PAPUA ADALAH IDENTITASKU

Senin, 03 Agustus 2026 | Agustus 03, 2026 WIB Last Updated 2026-08-03T23:31:24Z


Aku lahir dari tanah yang kaya akan budaya, sejarah, dan nilai-nilai kehidupan. Aku lahir dari rahim Papua yang mengajarkan keberanian, kejujuran, persaudaraan, dan penghormatan kepada alam. Kulit hitam yang melekat pada tubuhku bukanlah sesuatu yang harus disembunyikan, melainkan tanda kebanggaan yang diberikan Sang Pencipta. Rambut keriting yang tumbuh di kepalaku bukanlah kekurangan, melainkan mahkota yang menunjukkan jati diriku sebagai anak Papua.


Aku tidak memilih dilahirkan dengan warna kulit tertentu, tetapi aku memilih untuk bangga atas apa yang telah Tuhan berikan kepadaku. Karena harga diri manusia tidak ditentukan oleh warna kulit, suku, bahasa, ataupun status sosialnya, melainkan oleh karakter, kerja keras, dan kontribusinya bagi sesama.


Sebagai anak Papua, aku belajar bahwa kehidupan tidak selalu mudah. Banyak tantangan yang harus dihadapi, banyak perjuangan yang harus dilalui, dan banyak pengorbanan yang harus dilakukan untuk mencapai cita-cita. Namun semua itu tidak pernah membuatku malu menjadi orang Papua. Justru dari setiap kesulitan, aku belajar menjadi lebih kuat, lebih sabar, dan lebih menghargai arti kehidupan.


Aku percaya bahwa leluhur Papua telah mewariskan semangat perjuangan yang tidak mudah dipatahkan. Semangat untuk menjaga tanah, menjaga budaya, menjaga persaudaraan, dan menjaga martabat manusia. Warisan itulah yang harus terus hidup dalam hati setiap generasi Papua.


Papua bukan hanya tentang kekayaan alam. Papua adalah tentang manusia-manusia yang memiliki hati besar, yang tetap tersenyum di tengah keterbatasan, yang tetap berdiri teguh walaupun diterpa berbagai tantangan. Papua adalah rumah yang mengajarkan arti kebersamaan dan penghormatan terhadap sesama ciptaan Tuhan.


Karena itu aku tidak akan pernah malu mengatakan bahwa aku adalah orang Papua. Aku akan berjalan dengan kepala tegak, membawa nama baik keluarga, masyarakat, dan tanah kelahiranku. Aku akan terus belajar, bekerja, dan berkarya demi masa depan yang lebih baik bagi diriku, keluargaku, dan generasi yang akan datang.


Hitam kulitku, keriting rambutku, Papua adalah kebanggaanku.

Biar hujan datang, biar badai menerjang, biar langit terbelah sekalipun, aku akan tetap berdiri teguh sebagai anak Papua.

Karena Papua bukan sekadar tempat lahirku, tetapi jiwa, identitas, dan kehormatanku sepanjang hidup.

×
Berita Terbaru Update